Berkomunikasi sangatlah penting. Entah itu dalam mencari teman,
relasi, bahkan pacar. Dalam bersosialisasi, kita perlu tahu bagaimana
cara berkomunikasi yang baik dan benar. Bagaimanakah caranya? Langsung
saja kita simak selengkapnya…..
Pertama,
dengarkan baik-baik lawan bicara Anda. Itu yang terpenting. Karena jika
Anda tidak memperhatikan lawan bicara Anda, bisa jadi obrolan Anda
dengan lawan bicara Anda jadi ‘nggak nyambung’. Nggak nyambung itulah
yang membuat lawan bicara.
Kedua, pikirkan baik-baik apa yang
ingin Anda ucapkan kepada lawan bicara Anda. Karena lebih baik berpikir
dulu kan sebelum bertindak? Tapi jangan juga berpikirnya terlalu lama
karena nanti Anda bisa dikira telmi (telat mikir).
Ketiga,
katakan dengan baik, sopan, dan sesuai dengan kondisi teman Anda. Jangan
juga terlalu bertele-tele karena orang lebih suka sesuatu yang to the
point. Perhatikan juga waktu yang terbaik untuk Anda bicara. Jangan
sampai Anda menyela pembicaraan lawan bicara Anda. Satu lagi, ekspresi
dan perasaan Anda harus pas dengan lawan bicara Anda. Masak saat temanmu
sedih ekpresi Anda malah seperti orang senang?
Nah, gampang
kan? Jika Anda tidak bisa berbicara dengan baik atau memang pikiran Anda
masuk kategori lambat seperti saya yang membuat kesulitan dalam
berkomunikasi. Cukup dengarkan saja lawan bicara Anda ngobrol. Jadilah
pendengar yang baik dan sedikit-sedikit latihlah untuk menangkap inti
dari yang lawan bicara Anda katakan.
Bila Anda kurang mengerti
dengan maksud lawan bicara Anda, tanyalah. Lebih baik bertanya daripada
salah paham. Bertanya bertujuan untuk memastikan bahwa Anda sepaham
dengan lawan bicara Anda.
Yang harus Anda hindari adalah
menggunakan kata-kata kasar. Apalagi kepada relasi Anda atau orang yang
baru Anda kenal. Karena kata-kata itu belum tentu akrab di telinga
mereka. Kecuali kepada teman atau sahabat Anda yang sudah saling
mengenal dekat dan akrab.
Yang terpenting adalah fokus terhadap
lawan bicara Anda. Jangan memikirkan yang lain selain topik yang kalian
bahas. Karena jika tidak fokus, maka bisa memicu kesalahpahaman bahkan
pertengkaran.
Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 Juni 2013
Sabtu, 22 Juni 2013
Cara Melatih Diri Berbicara Dengan Baik di Depan Umum
Bagaimana agar dapat berbicara dengan baik di hadapan banyak orang atau di depan umum. Bagi kita orang awam, sungguh berbicara di depan orang banyak adalah suatu beban yang teramat berat, walau bagi sebagian orang lagi seakan-akan tidak ada beban apapun untuk menerangkan sesuatu, diselingi canda pada audience sedemikian menariknya, masih bisa pula mencetuskan gagasan spontan yang terlihat natural wajar tanpa dipaksakan dalam waktu yang relatif singkat, dan lain sebagainya. Tetapi mampukah kita melakukan yang demikian itu? Bercakap di depan umum seperti mengobrol ringan dengan teman saja?Okelah, berikut adalah tips untuk melatih diri kita supaya bisa fluent atau lancar dalam berbicara di depan audience publik, seperti dalam pidato, ceramah, symposium, seminar dan lain sebagainya.
Pertama: Mulailah dengan berdoa, jika anda orang islam maka bacaan basmalah, tahmid, dan tahlil akan membuat hati anda lebih tegar, karena segala pujian itu milik Allah, dan apalah artinya sebuah percakapan kecil di depan sesama hamba-hamba-Nya yang hina, sambil memohon semoga apa yang kita sampaikan terhindar dari kemaksiatan, syukur-syukur bisa dipetik hikmahnya oleh pendengar lalu menjadi tanaman amal kebaikan.
Kedua: Perencanaan dan latihan sangat menentukan, seperti kata pepatah, practice make perfect, atau latihan akan membuat semakin sempurna. Jika memang belum saatnya untuk tampil spontan, jangan ragu untuk menolak tampil di depan umum daripada membuat mental kita menjadi down untuk praktek selanjutnya.
Ketiga: Berpakaian yang menarik, sopan, dan rapi, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan acara yang akan dihadiri.
Keempat: Pitch Control, nafas ditata agar teratur, dan sedikit lebih merendahkan nada suara di awal pembicaraan atau pidato sangat membantu untuk mengurangi rasa grogi.
Kelima: Tersenyum simpul, antara tersenyum dan tidak tersenyum untuk merenyahkan suara serta memperbaiki penampilan.
Selamat Mencoba!
Langganan:
Postingan (Atom)